Sabtu, 27 Desember 2008

Tahap Pertama Menjadi Sales

Saya ingat sekali ketika pertama kali menjadi seorang sales, perasaan saya malu menyebutkan kalo saya S...A...L...E...S. Perasaan ini berkecamuk, bisa nggak ya saya menjadi sales, saya ini pemalu gimana mau jadi sales, jadi sales malu-maluin, orang tu saya tidak setuju kalo saya sales, tapi ini pekerjaan pertama saya, kok bisa ya melamar sebagai sales... Begitu banyak polemik di dalam pikiran saya.

Saya di training selama 3 bulan di kelas dan 3 bulan selanjutnya on the job training (OJT), training lapangan. Selama training di kelas, lebih diarahkan pada produk, bukan pembentukan saya sebagai seorang sales. Jadi mental saya tetap belum menjadi seorang sales setelah 3 bulan training di kelas. Pada 3 bulan OJT, saya melakukan try and error. Ternyata sulit juga menjadi sales, sulitnya terutama melatih mental seorang sales.

Mental saya masih belum terbentuk selama 3 bulan OJT. Sehingga selama masa tersebut, saya melakukan canvassing hanya sekedarnya saja, memang juga tidak tahu apa yang mau dikerjakan selama canvassing tersebut, apa yang harus dilakukan, bagaimana saya harus bersikap, bagaimana pertama kali cara menawarkan produk ke orang yang belum saya kenal. Memang selama masa OJT, saya sempat mengikuti senior sales selama seminggu. Saya coba menjiplak persis cara senior jualan. Tapi lama kelamaan, cara tersebut tidak sesuai dengan saya. Selama OJT tersebut saya juga mempunyai target, sehingga mau tidak mau saya tetap harus jualan atau Drop Out dari perusahaan.

Saya coba belajar dari buku-buku tentang sales. Dan sangat sudah juga mencari buku tentang sales. Ditambah tekanan dari keluarga untuk mencari pekerjaan lain dan tekanan harus menjual dari perusahaan setiap bulan. Untungnya, alhamdulillah, tekanan-tekanan yang saya alami membuat saya ingin membuktikan, Saya harus mencoba, SAMPAI SEJAUH MANA SAYA BISA MENJADI SALES. Saya mengerti, bidang ini sulit bagi saya, karena di kuliah saya, Jurusan Kimia, tidak pernah belajar sales, dan lingkungan keluarga, tidak ada yang berprofesi sebagai sales maupun pengusaha.

Buku yang pertama kali saya baca, JOE GIRARD. Dia adalah seorang sales yang memecahkan Guinnes of the record untuk penjualan mobil secara retail yang rata-rata sehari 8-10 mobil yang dijualnya, bisa dilihat di webnya . Inilah buku yang motivasi saya yang pertama dan juga menginspirasi saya, kalo SAYA BISA MENJADI SEORANG SALES. Banyak sekali buku-buku yang saya baca, terutama mengenai sales, tapi buku itu sendiri harus ditulis oleh seorang sales. Biasanya saya lihat dulu profil singkat si penulisnya, kalo dia tidak pernah menjadi sales, saya belum akan membacanya dulu. Karena buku yang saya cari bagaimana rasanya atau pengalamannya pertama kali menjadi Sales.

Tahap pertama menjadi seorang sales, PERSIAPKAN MENTAL dan sadarilah kalo SAYA SALES.

5 komentar:

  1. harus tersetting dalam pikiran kita adalah " SAYA BANGGA MENJADI SALES " kalau itu sudah tertanam jalan selanjutnya bisa mudah dilalui.. saya sarankan untuk join grup KOMISI ( komunitas sales indonesia ) dimana disana akan banyak ilmu yg didapat dr sales senior

    BalasHapus
  2. dari kecil kita sudah bercita-cita, klu besar nanti saya ingin jadi dokter, polisi, guru, dll. tdk ada satu orang pun yang ingin bercita-cita menjadi sales ataupun marketing. Ketiga kita melamar kerja di perusahaan dan di tempat menjadi sales atau marketing kita bingun, knp di tempatkan sebagai sales atau marketing? knp bukan yg lain? ini yang sering muncul di pikiran kita. Mau tdk mau harus kita jalanin, krn kita butuh pekerjaan.

    di sekolah ataupun di bangku kuliah kita tdk prnh di ajarkan gi mana cara menjadi sales dan marketing yg sukses. Akhirnya pada saat bekerja di perusahaan menjadi sales atau marketing kita menjadi bingun. apakah saya mampu menjalankannya atau TIDAK. Ini yg selalu menghantui pikiran kita. Kuncinya belajar sama senior yg sdh terlebih dahulu menjadi seorang sales..........

    BalasHapus
  3. Mas,, Mas. sebelum nya sya belum mau menjadi sales Mobil. Namun ajakan teman satu kampus yang sudah lebih dahulu di mobil sya pun mau. Karna selain sya jenuh kerja indoor dan ternyata jadi sales mobil mendapatkan penghasilan lebih dan tidak ada perbedaan kasta di dalam nya. kalau tidak achieve ya pasty kena marah semua nya sampai ke Ka. Cab. Namun setelah sya pelajari memang ada sedikit kekurangan di diri sya, yaitu merasa kurang Pede saat canvhasing. Saya selalu memotivasi diri agar lebih percaya diri dan sabar serta ulet menjalani nya. Alhamdulillah rasa ketidakpercayaan diri saya meningkat. Apalagi klw kita melihat cita-cita ke depan harus punya banyak uang untuk keluarga kelak. Keep spirit and smile. salam S.A.L.E.S

    BalasHapus
  4. berpikirlah, kalau sales adalah seorang pengusaha, maka ia akan memiliki mental sebagai wiraniaga

    BalasHapus
  5. artikel ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan penjualan
    ,great article

    BalasHapus